Kelompok suporter La Grande Indonesia akhirnya bereaksi keras terhadap pernyataan Alex Pastoor yang menilai bahwa langkah Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 “tidak logis”. Pernyataan itu muncul setelah kekalahan Timnas dari Arab Saudi 2-3 dan Irak 0-1 di ronde keempat kualifikasi.
Suporter menganggap komentar tersebut sebagai bentuk sinisme terhadap perjuangan Garuda dan menuding Pastoor tidak punya keberanian menghadapi kekecewaan publik.
Dalam unggahan di media sosial, La Grande Indonesia menulis bahwa setelah kekalahan di stadion Jeddah, staf pelatih termasuk Pastoor tidak menemuinya di tribune, sementara para pemain Garuda tetap menghampiri suporter. Ucapan “Anda tak berani” muncul sebagai sindiran pedas terhadap sikap tersebut.
Pernyataan Suporter La Grande merupakan cerminan kemarahan publik di tengah harapan besar bagi Timnas Indonesia yang kini berada di peringkat 119 FIFA. Pastoor sendiri menegaskan bahwa posisi ranking tersebut membuat peluang lolos ke Piala Dunia terasa sangat sulit dan “tidak logis”.
Kekalahan beruntun dan pergantian pelatih menjadi latar belakang kritik yang kini melibatkan figur asisten pelatih. Suporter menilai bahwa komentar Pastoor tidak hanya kurang empati, tapi juga menurunkan moral tim dan para fans yang percaya pada potensi Garuda di kualifikasi internasional.
Pengamat sepakbola menyebut bahwa reaksi suporter seperti ini memperlihatkan tekanan tinggi yang ada di lapangan bukan hanya bagi pemain dan pelatih, tapi juga sistem kepelatihan yang sering mendapat sorotan ketika hasil tak sesuai harapan.
Meski belum ada tanggapan lanjut resmi dari pihak Pastoor maupun federasi, momentum ini menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan penggemar dan media olahraga nasional.







