Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan hari ini di Jakarta. Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam turun sebesar Rp21.000 per gram, sehingga kini berada di level Rp3.021.000 per gram. Penurunan ini terjadi setelah pada hari sebelumnya harga emas masih berada di angka Rp3.042.000 per gram.
Penurunan harga emas tersebut juga diikuti oleh turunnya harga pembelian kembali (buyback) yang menjadi patokan ketika investor menjual kembali emas mereka ke Antam. Harga buyback saat ini tercatat Rp2.783.000 per gram, turun dengan nilai yang sama yaitu Rp21.000.
Fluktuasi harga emas Antam ini mencerminkan dinamika pasar logam mulia yang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari pergerakan harga emas global, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, hingga kondisi ekonomi global yang sedang berlangsung.
Daftar harga emas Antam terbaru
Selain harga per gram, Antam juga menyediakan emas batangan dengan berbagai ukuran atau pecahan. Berikut adalah daftar harga emas Antam terbaru berdasarkan data perdagangan hari ini:
- 0,5 gram: Rp1.560.500
- 1 gram: Rp3.021.000
- 2 gram: Rp5.982.000
- 3 gram: Rp8.948.000
- 5 gram: Rp14.880.000
- 10 gram: Rp29.705.000
- 25 gram: Rp74.137.000
- 50 gram: Rp148.195.000
- 100 gram: Rp296.312.000
- 250 gram: Rp740.515.000
- 500 gram: Rp1.480.820.000
- 1.000 gram: Rp2.961.600.000
Harga tersebut berlaku untuk transaksi di butik emas Logam Mulia dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar.
Penyebab harga emas Antam turun
Penurunan harga emas Antam tidak terjadi tanpa sebab. Ada beberapa faktor utama yang memengaruhi pergerakan harga emas di pasar domestik maupun global.
1. Pengaruh harga emas dunia
Harga emas di Indonesia sangat dipengaruhi oleh harga emas global. Ketika harga emas dunia mengalami koreksi, harga emas Antam biasanya ikut turun. Kondisi ini sering dipicu oleh penguatan dolar AS atau perubahan kebijakan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat.
Ketika dolar AS menguat, investor cenderung beralih dari emas ke aset berbasis dolar sehingga harga emas mengalami tekanan.
2. Sentimen pasar global
Selain faktor mata uang, ketegangan geopolitik dan kondisi ekonomi global juga sangat berpengaruh. Ketika pasar global stabil, minat terhadap emas sebagai aset safe haven biasanya menurun, sehingga harga emas dapat terkoreksi.
Namun sebaliknya, saat terjadi krisis atau ketidakpastian ekonomi, permintaan emas meningkat karena dianggap sebagai aset yang relatif aman.
3. Aksi ambil untung investor
Penurunan harga emas juga bisa terjadi akibat aksi profit taking dari investor. Ketika harga emas sebelumnya mengalami kenaikan signifikan, sebagian investor memilih menjual emas mereka untuk mengamankan keuntungan.
Aksi jual tersebut dapat menekan harga emas dalam jangka pendek.
Pergerakan harga emas Antam sepanjang 2026
Meskipun saat ini mengalami koreksi, secara keseluruhan harga emas Antam sepanjang tahun 2026 masih menunjukkan tren positif.
Pada awal tahun 2026, harga emas Antam masih berada di kisaran Rp2.488.000 per gram. Dengan harga saat ini yang berada di atas Rp3 juta per gram, berarti emas telah mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Kenaikan tersebut menunjukkan bahwa emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang menarik bagi masyarakat Indonesia.
Pajak dalam transaksi emas Antam
Dalam transaksi emas Antam, terdapat beberapa aturan pajak yang perlu diperhatikan oleh investor.
- Pajak pembelian emas
Pembelian emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar:- 0,45% bagi pembeli yang memiliki NPWP
- 0,9% bagi pembeli tanpa NPWP
- Pajak saat menjual kembali (buyback)
Jika nilai transaksi penjualan kembali melebihi Rp10 juta, maka akan dikenakan PPh 22 sebesar:- 1,5% untuk pemilik NPWP
- 3% untuk non-NPWP
Pajak tersebut dipotong langsung dari nilai transaksi buyback.
Aturan pajak ini penting diketahui agar investor dapat memperhitungkan keuntungan secara lebih akurat saat berinvestasi emas.
Apakah sekarang waktu yang tepat membeli emas?
Ketika harga emas turun, banyak investor menganggap ini sebagai peluang untuk membeli. Penurunan harga sering dimanfaatkan oleh investor jangka panjang untuk menambah portofolio.
Namun sebelum membeli emas, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:
1. Tujuan investasi
Jika tujuan investasi adalah jangka panjang, fluktuasi harga harian tidak terlalu menjadi masalah. Emas biasanya digunakan sebagai alat lindung nilai terhadap inflasi.
2. Kondisi pasar global
Investor juga perlu memantau kondisi ekonomi global dan kebijakan bank sentral yang dapat memengaruhi harga emas.
3. Diversifikasi portofolio
Emas sebaiknya tidak menjadi satu-satunya instrumen investasi. Investor dianjurkan untuk melakukan diversifikasi dengan aset lain seperti saham, obligasi, atau reksa dana.
Keunggulan investasi emas Antam
Emas Antam masih menjadi pilihan populer bagi investor Indonesia. Beberapa keunggulan investasi emas Antam antara lain:
1. Produk resmi dan bersertifikat
Emas Antam memiliki sertifikat resmi yang menjamin kadar emas hingga 99,99 persen. Sertifikat ini memudahkan proses jual beli di pasar.
2. Likuiditas tinggi
Emas Antam mudah diperjualbelikan di berbagai tempat seperti butik Logam Mulia, pegadaian, dan toko emas.
3. Nilai yang relatif stabil
Dalam jangka panjang, emas dikenal memiliki nilai yang cenderung stabil dibandingkan beberapa instrumen investasi lainnya.
Tips membeli emas bagi investor pemula
Bagi masyarakat yang ingin mulai berinvestasi emas, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan:
- Mulai dari nominal kecil, misalnya 0,5 gram atau 1 gram.
- Belilah emas di tempat resmi seperti butik Logam Mulia atau lembaga terpercaya.
- Simpan emas dengan aman, baik di brankas rumah maupun safe deposit box.
- Pantau harga emas secara rutin agar dapat menentukan waktu terbaik untuk membeli atau menjual.
Prospek harga emas ke depan
Banyak analis memperkirakan harga emas masih memiliki potensi untuk bergerak naik dalam jangka panjang. Hal ini didukung oleh beberapa faktor seperti:
- Ketidakpastian ekonomi global
- Inflasi yang masih menjadi perhatian di banyak negara
- Permintaan emas sebagai aset lindung nilai
Meski demikian, dalam jangka pendek harga emas tetap dapat mengalami fluktuasi seperti yang terjadi saat ini.
Kesimpulan
Harga emas Antam di Jakarta pada hari ini tercatat turun sebesar Rp21.000 per gram, sehingga kini berada di level Rp3.021.000 per gram. Penurunan ini juga diikuti oleh turunnya harga buyback menjadi Rp2.783.000 per gram.
Meski mengalami koreksi, secara keseluruhan harga emas masih menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2026. Bagi investor jangka panjang, penurunan harga seperti ini sering dianggap sebagai peluang untuk menambah investasi emas.
Dengan memahami faktor yang memengaruhi harga emas serta strategi investasi yang tepat, masyarakat dapat memanfaatkan emas sebagai instrumen investasi yang stabil dan aman untuk masa depan.






